Gradasigo - Tahukah kamu kalau Kabupaten Bantul sekarang sudah bermetamorfosis jadi pusat gravitasi baru buat para pemburu kuliner? Bukan cuma soal pemandangan, tapi ada cerita unik di balik piring makanmu. Cek fakta-faktanya di bawah ini!
1. Lonjakan Wisatawan yang Fantastis
Sektor kuliner di Bantul lagi "pedas-pedasnya"! Data menunjukkan kunjungan wisatawan ke sini menembus angka 5,9 juta orang. Menariknya, sektor akomodasi serta makan dan minum tumbuh agresif sebesar 8,21%.
2. Arti "LUMOO", Janji untuk Tidak Pelit
Pernah dengar kata Lomo? Nama LUMOO diambil dari akar bahasa lokal yang berarti "Ora Pelit" (tidak pelit). Filosofi ini nggak main-main, karena langsung dibuktikan lewat porsi bumbu yang berani dan mantap di setiap hidangannya.
3. Primadona "Nglendi", Bebek Bumbu Kuah Kaliu
Kalau biasanya kuah santan terasa "tanggung", di sini ada istilah "Nglendi". Ini adalah istilah lokal untuk kekayaan rempah yang sangat kental, pedas, dan gurih. Bebek Bumbu Kaliu ini disajikan bareng Nasi Timbel bakar dan Sayur Asem yang segar banget!
4. Minuman Unik, CJ Saweti & Lemon Gringer
Bukan cuma makanan, minumannya pun punya karakter, CJ Saweti yang merupakan perpaduan unik santan, pandan, dan nangka yang manis-gurih. Sedangkan, Lemon Gringer adalah Andalan buat yang cari kehangatan jahe demi kesehatan.
5. Makan Sambil Berbagi
Bantul punya standar baru untuk kelezatan bebek. Di LUMOO, terdapat istilah "Nglendi", yaitu sebutan lokal untuk kekayaan rempah yang sangat kental, pedas, dan gurih. Menu primadonanya adalah Bebek Bumbu Kaliu yang disajikan lengkap dengan Nasi Timbel bakar dan Sayur Asem segar.
Jadi, kalau kamu ke Jogja nanti, mampir ke Bantul bukan cuma buat kenyang, tapi juga buat jadi saksi gimana semangat "Ora Pelit" itu diwujudkan secara nyata!

AHMAD MUTAQIN HABIBI